Fallen Petals - Pandu Firmansyah
"Seperti kelopak bunga yang berguguran keindahannya akan tetap hidup dalam kenangan meski tak lagi terikat oleh ruang dan waktu."
- Judul: Fallen Petals
- Penulis: Pandu Firmansyah
- Penerbit: Penerbit Haru
- Tahun terbit: Cetakan pertama, Desember 2025
- Halaman: 224 hal ; 19 cm
- ISBN: 978-623-5467-41-2
Di malam yang dipenuhi salju, Opsir Thomas memenuhi panggilan dari salah satu warga, wanita tua berkebangsaan Italia yang mengaku melihat anjing hutan membawa kepala manusia di mulutnya.
Awalnya Opsir Thomas merasa hal itu hanya racauan wanita tua dan segera memeriksa lokasi agar tugasnya lekas selesai. Rasa mual menghantam Opsir Thomas ketika ia melihat kepala manusia, seorang pria. Wajahnya mengerikan karena tercabik-cabik anjing liar. Hidung sudah hancur, kulit wajah terkelupas. Pada wajah itu yang tersisa hanya sepasang mata yang terbuka lebar, seolah sebelum kematiannya ia menyaksikan hal yang mengerikan.
Anak buah Opsir Thomas melaporkan penemuan mayat tanpa kepala sejauh 1,5 km dari lokasi penemuan kepala. Kondisi mayat sangat kacau dan mengenaskan. Anak buahnya menemukan sebuah rumah tak jauh dari lokasi mayat tanpa kepala. Di dalam rumah tak kalah mengerikan, ditemukan dua mayat lainnya. Namun panggilan terputus saat anak buah menyampaikan detail penemuan mayat dalam rumah. Kemudian terdengar lolongan bersahutan dari dalam hutan yang membuat tubuh Opsir Thomas menegang karena menyadari ada yang tak beres dan aneh pada kasus yang baru ia tangani.






.jpg)