Our Creepy Story

Markas Sarang Clover Dapat Kiriman Tetesan Darah Lagi

18:07

 Markas Sarang Clover Dapat Kiriman Tetesan Darah Lagi



Saya pikir masalah sudah selesai setelah kami membereskan teror ceceran darah yang pertama di teras markas Sarang Clover. Nyatanya, kami salah. Teror itu datang lagi!

Pagi itu tidak ada perasaan aneh atau curiga saat saya bersiap membuka toko. Seperti biasa, tanpa menyalakan lampu, saya langsung masuk dan bersiap membuka toko. Lantai toko cukup kotor ketika saya masuk. Hal itu nggak menimbulkan rasa curiga sama sekali, karena sudah mulai musim debu, sedang lokasi toko tepat di pinggir jalan utama. Wajar kalau kotor.

Saya memasuki toko tanpa rasa ragu dan mulai bersiap-siap. Membuka pintu dan membersihkannya. Selesai dengan ritual pagi, saya dibuat terkejut setelah menemukan bercak-bercak merah di lantai. Waduh! Apa lagi ini?

GERD-Anxiety-Adenomiosis

Sembuh Dari GERD Dengan Pola Makan Alkaline

22:57

 Sembuh Dari GERD Dengan Pola Makan Alkaline



Pola makan alkaline dikenal juga dengan pola makan asam basa. Selain efektif untuk menurunkan berat badan secara alami, pola makan alkaline bisa juga diterapkan untuk menyembuhkan beberapa penyakit salah satunya GERD atau gangguan asam lambung.

Selain rutin mengkonsumsi obat, menjaga pola hidup, dan pola pikir, menjaga pola makan merupakan salah satu hal penting yang juga harus diterapkan dalam proses penyembuhan GERD. Makan tepat waktu, menghindari pantangan, dan makan makanan sehat adalah cara untuk menjaga pola makan. Pola makan yang aman yang bisa diterapkan adalah pola makan alkaline.

Pola makan alkaline memiliki prinsip untuk menyeimbangkan pH dalam tubuh. Caranya dengan banyak mengkonsumsi makanan-makanan yang bersifat alkali (basa) menjadi menu makan setiap hari. Dikatakan jika tubuh dalam kondisi asam maka tubuh menjadi rentan sakit, karenanya diet alkaline akan membuat tubuh bersifat alkali (basa). Jika tubuh dalam kondisi basa, imunitas akan terjaga hingga tubuh jadi sehat.

Review Tontonan

Review Film Korea The Day I Died: Unclosed Case (2020)

19:42

 The Day I Died: Unclosed Case




Para wanita hebat yang berjuang melawan rasa sakit dan bertahan hidup bersama rasa sakit itu.


Naega Jookdeon Nal (내가 죽던 날)


• Sutradara: Park Ji Wan

• Penulis: Park Ji Wan

• Tanggal rilis: 12 November 2020

• Durasi: 116 menit

• Distributor: Warner Bros Korea

• Bahasa: Korea

• Negara: Korea Selatan

• Pemeran:

  - Kim Hye Soo: Detektif Kim Hyun Soo

  - Lee Jung Eun: Sooncheon Daek

  - Roh Jeong Eui: Se Jin

  - Kim Sun Young

  - Lee Sang Yeob


Se Jin (Roh Jeong Eui) menghilang di malam ketika badai besar terjadi. Ia meninggalkan sebuah surat wasiat dan diduga melakukan bunuh diri. Penyelidikan sempat dihentikan karena sulitnya ditemukan bukti-bukti. Kim Hyun Soo (Kim Hye Soo) adalah detektif wanita yang akan kembali aktif setelah cuti panjang. Sebelum ia kembali bekerja secara resmi, atasannya memberi tugas untuk menyelidiki ulang kasus hilangnya Se Jin. Hyun Soo dikirim ke pulau tempat Se Jin diasingkan untuk melakukan penyelidikan ulang. Semakin dalam menggali kasus Se Jin, Hyun Soo merasakan sakit yang dirasakan Se Jin dan mengalami duka yang sama. Ketika kasus hendak ditutup, Hyun Sol bertekad mencari bukti hingga menemukan penyebab kematian Se Jin.


Awalnya hanya penasaran setelah membaca sinopsisnya. Setelah menonton, film ini memang boleh dibilang simpel, tapi sukses bikin dada sesek. Mungkin karena tokoh didominasi perempuan dan saya juga perempuan. Jadi emosinya dapet, ngena sampai ikutan nyesek.

Review Tontonan

Review Drama Korea Becky's Back (2016)

20:58

 Becky's Back



Tentang cinta pertama, keluarga, dan persahabatan yang terjerat dalam kesalahpahaman selama 18 tahun.


• Judul:

   - Global: Becky's Back

   - Judul lain: Baek Hee Has Returned

   - Romanisasi: Baekheega Dolawadda

   - Hangul: 백희가 돌아왔다

• Sutradara: Cha Young Hoon

• Penulis: Im Sang Choon

• Network: KBS2

• Episode: 4

• Tanggal rilis: 6 - 14 Juni 2016 (15 - 16 Mei 2017)

• Durasi: 63 menit per episode

• Bahasa: Korea

• Negara: Korea Selatan

• Pemeran:

   - Gang Ye Won: Yang Baek Hee

   - Jin Ji Hee: Shin Ok Hee

   - Kim Sung Oh: Woo Bum Ryong

   - Choi Dae Chul: Cha Jong Myung

   - In Gyo Jin: Hong Doo Sik

   - Phillip Choi: Shin Ki Joon

   - Kim Hyun Sook: Hwang Jang Mi


Mengalami masa sulit, Yang Baek Hee (Gang Ye Won) memutuskan kembali ke Pulau Sumwol yang merupakan kampung halamannya. Untuk pertama kalinya ia kembali ke tempat yang tenang yang telah ia tinggalkan selama 18 tahun. Baek Hee mengubah identitasnya dan berusaha hidup tenang. Namun, semua berubah saat Shin Ok Hee (Jin Ji Hee) tiba dan memutuskan menetap di Pulau Sumwol.


Lagi-lagi tahu drama ini dari postingan di Instagram. Waktu itu menampilkan adegan siswi SMA yang dibully, tapi justru ia menghajar siswi-siswi yang membully-nya. Penasaran, akhirnya nonton. Yuk berbagi kesan usai menonton drama Baek Hee Has Returned.

Artikel

5 Permainan Jadul Pengalih Lapar Di Kala Puasa Yang Bikin Kangen Generasi 90-an

19:04

 5 Permainan Jadul Pengalih Lapar Di Kala Puasa Yang Bikin Kangen Generasi 90-an



Hadirnya Bulan Ramadan selalu dinanti umat muslim sedunia, begitu pula di Indonesia. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak yang sudah cukup umur pun ikut berpuasa. Tentu saja tidak mudah bagi anak-anak saat pertama kali mencoba berpuasa. Karena harus melawan rasa lapar dan haus selama sehari penuh.

Anak-anak generasi 90-an punya cara unik untuk mengusir rasa lapar saat berpuasa yaitu dengan cara memainkan beberapa permainan dengan teman. Tentu saja permainan ini tidak berpotensi membatalkan puasa. Sayangnya, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, permainan-permainan tersebut mulai dilupakan.

Berikut adalah permainan jadul populer yang banyak dimainkan anak-anak generasi 90-an. Siap bernostalgia?

Jurnal Kurayui

Manjakan Lidah Dengan Berwisata Kuliner Di Sadewa Kuliner Tumpang

20:09

 Manjakan Lidah Dengan Berwisata Kuliner Di Sadewa Kuliner Tumpang



Setelah sekian purnama bikin janji sama patner in jajan, akhirnya bisa juga mengunjungi Sadewa Kuliner. Pujasera di Tumpang yang lagi viral itu lho! Puas-puasin deh memanjakan lidah dan perut dengan berwisata kuliner di Sadewa Kuliner.

Janjian sama Linda dari zaman pujasera ini baru buka, gagal terus gagal terus. Padahal udah dibikin ngiler sama postingan varian makanan yang dijual di sana. Mau delivery order, banyak yang nggak bisa. Kebetulan di stan yang saya pengen itu ada yang belum melayani delivery order, ada yang bisa tapi area Tumpang dan sekitarnya aja. Belum bisa mencapai desa tempat saya tinggal. Akhirnya saya mikir, cuman 15 menit aja naik motor, kok ndak ke lokasi langsung aja. Tapi, nggak semudah itu Dulce Maria! Kadang duit udah ada, waktunya yang nggak ada. Giliran waktunya ada, duitnya raif. Kekeke. Masalah utama di masa pandemi adalah penyusutan penghasilan, jadi kudu pinter-pinter atur duit ya. Biar setidaknya seimbang lah. Walau pada prakteknya ya tetep ndak imbang. Lebih besar pasak daripada tiang. Jadi curhat ini, Kura!

Akhirnya pada tanggal 09 April 2021 ada kesempatan keluar. Sekalian dah bikin janji sama Linda. Momennya pas banget deh pokoknya hari itu. Sampai I feel so happy banget, walau keluar bentaran sama Rama dan bisa ketemuan sama Linda.

Sedikit Kaweruh Budaya Jawa

Pelang, Tradisi Yang Hanya Dilakukan Oleh Para Penjual Kembang

17:22

 Pelang, Tradisi Yang Hanya Dilakukan Oleh Para Penjual Kembang



Walau sesama tinggal di Pulau Jawa, mungkin di daerah lain terlebih di Jawa Timur tidak ada Tradisi Pelang. Atau mungkin ada melainkan menggunakan istilah lain. Dalam tulisan kali ini, saya akan membagi sedikit yang saya ketahui tentang Tradisi Pelang.

Karena almarhumah Nenek dari Bapak adalah penjual kembang, dari kecil udah nggak asing sama hal-hal yang berhubungan dengan per-kembang-an, termasuk tentang pelang. Jual kembang di sini ya beneran jual bunga, tapi bukan bunga buket atau tanaman hias. Melainkan kembang atau bunga untuk keperluan ziarah makam, sesaji, dan yang lainnya. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca Mengenal Apa Itu Kembang Untuk Nyekar Menurut Tradisi Jawa.

Lalu, apakah Tradisi Pelang itu? Yuk, kita bahas!

GERD-Anxiety-Adenomiosis

Gempa Malang, 10 April 2021

17:45

 Gempa Malang, 10 April 2021



Gempa pada tanggal 10 April 2021 pada pukul 14:00:15 WIB adalah gempa terbesar yang pernah saya rasakan. Sungguh pengalaman yang masih menyisakan rasa takut hingga saya menulis catatan ini.


Hari itu cuaca cerah. Saya nggak masuk kerja karena ada tetangga yang meninggal dunia. Karenanya saya stay di rumah bersama Rara dan Afra, karena Bapak dan Ibu pergi melayat. Kebetulan dapat pesanan paket nasi kotak, setelah selesai menyiapkan dan sarapan bersama Rara dan Afra, lanjut kerja di dapur. Membantu tugas Ibu sebisa saya. Alhamdulillah proses pemakaman lancar dan Ibu pulang sekitar pukul sepuluh pagi. Selanjutnya, kami sibuk di dapur.


Hingga tiba waktu zuhur, cuaca masih cerah dan cukup gerah. Kami masih sibuk dengan pekerjaan di dapur. Usai salat zuhur, Afra mulai rewel. Nangis mulu tanpa sebab. Padahal sebelumnya fine fine aja waktu di rumah cuman bertiga. Ada aja tingkahnya yang semacam caper. Kalau ditegur dikit nangis. Saya pikir, oh mungkin ngantuk. Tapi, karena ada Bundanya, saya lanjut riwuh di dapur sama Ibu. Saking sibuknya sampai telat makan siang.


Selesai dengan makan siang, Afra yang udah siap bobok siang masih rewel. Mungkin bocil ini kegerahan, tapi ditawarin pakek kipas angin nggak mau. Akhirnya saya bilang, "Udah Adek bobok ya. Omma pijitin nih punggung dan kakinya. Nanti, kita jalan-jalan sore ke kaplingan ya." Nurut lah si Afra. Peluk guling dan berusaha memejamkan mata. Saya nyanyiin lagu Nina Bobo sambil elus-elus punggungnya. Alhamdulillah nggak lama kemudian, Afra terlelap.


Karena jagain Afra, tugas di dapur digantiin Kakak sulung saya--Bundanya Afra. Saya duduk di pinggir Afra yang terlelap di ruang tengah sambil nonton video di channel Dede Inoen yang lagi kolab ama Ki Prana Lewu. Serius nonton, tetiba ngrasain gempa. Orang di dapur dah pada panik bilang, Lindu! Ono lindu! Saya masih santai rebahan dan nonton video, karena mikir, palingan bentar doang kayak biasanya. Tapi, kok makin kenceng goncangannya. Langsung angkat Afra yang masih bobok lelap dan bangunin Rara yang ketiduran di kamar. Gendong Afra berniat keluar rumah. Orang di dapur dah pada lari keluar. Saya berhenti di dapur sebentar karena sepertinya gempanya udah berhenti. Ternyata makin kenceng guncangannya. Akhirnya saya jalan cepat keluar rumah sambil gendong Afra. Saking kencengnya goncangan gempa, jalan tuh kayak mau jatuh. Terlebih sambil gendong Afra yang udah bukan bayi lagi.

Review Bacaan

Review Novel Burning Heat By: Akiyoshi Rikako

17:32

 Burning Heat



Tren operasi plastik yang digunakan sebagai alat untuk balas dendam demi menuntut keadilan.


- Judul: Burning Heat

- Penulis: Akiyoshi Rikako

- Terbit: Cetakan pertama, Maret 2021

- Penerbit: Penerbit Haru

- Jumlah halaman: 296 hlm ; 19 cm

- ISBN: 978-623-7351-65-8


Kawasaki Sakiko melakukan operasi plastik untuk mengubah wajahnya demi bisa menikah dengan pria yang membunuh suaminya. Tujuannya hanya satu, mencari kebenaran dan menuntut keadilan atas kematian suaminya.


"Eri-chan." Aku meletakkan tanganku di atas tangan Eri. "Boleh tidak, aku mengambil hidupmu? Beri aku kesempatan. Aku ingin membongkar kejahatan lelaki itu."


Jujur dulu ketika ditanya, "Siapa penulis favoritmu?", saya bingung harus menjawab apa. Karena saya tidak punya penulis favorit yang saya idolakan. Kalau ditanya siapa yang menginspirasi untuk terjun ke dunia menulis, jawabannya adalah Om Bim Bim SLANK. Karena emang Om Bim Bim SLANK yang mendorong saya untuk menjadi berani dan mulai berkarya. Tapi, sekarang rasanya saya sudah punya penulis favorit yaitu Akiyoshi Rikako sensei. Sensei pula yang membuat saya pindah haluan jadi pembaca novel terjemahan dari Jepang. Padahal sebelumnya saya menghindari, karena kesan yang tertanam di kepala saya adalah cerita dari Jepang itu selalu sadis. Akiyoshi Rikako sensei mengubah kesan itu. Walau novelnya berkisah tentang pembunuhan, entah kenapa saya merasa nyaman ketika membacanya. Dimulai dari rasa penasaran pada novel Girls In The Dark, akhirnya saya memiliki semua karya Akiyoshi Rikako sensei yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Review Tontonan

Review Drama Scripting Your Destiny (2021)

17:34

 Scripting Your Destiny




Dewa Takdir menulis takdirmu dan jatuh cinta padamu. Seperti penulis yang jatuh cinta pada tokoh ciptaannya sendiri.


• Judul:

  - Global: Scripting Your Destiny

  - Romanisasi: Dangsinui Unmyeongeul Sseugo Isseubnida

  - Hangul: 당신의 운명을 쓰고 있습니다

• Sutradara: Kim Byung Soo

• Penulis: Eun Sun Woo

• Network: TVING

• Episode: 10

• Tanggal Rilis: 26 Maret 2021

• Durasi: 26-30 menit per episode

• Pemeran:

   - Jeon So Nee: Ko Chae Kyung

   - Ki Do Hoon: Shin Ho Yoon

   - Park Sang Nam: Myung

   - Kim Woo Seok: Jung Ba Reum

   - Kal So Won: Sam Shin

   - So Hee Jung: Mi Soon


Dewa Takdir memiliki tanggung jawab menulis takdir-takdir manusia. Mereka terbagi dalam beberapa wilayah yang tersebar di seluruh Korea. Shin Ho Yoon (Ki Do Hoon) adalah Dewa Takdir yang bertugas menulis buku takdir milik Jung Ba Reum (Kim Woo Seok). Ho Yoon ingin menulis maha karya apik atas takdir Jung Ba Reum. Tiba pada bagian kisah cinta, Ho Yoon yang menjodohkan Jung Ba Reum dengan Ko Chae Kyung (Jeon So Nee) mengalami kesulitan karena Chae Kyung tak kunjung memiliki rasa pada Ba Reum. Frustasi, Ho Yoon pun meminta buku takdir milik Chae Kyung untuk menjadi tanggung jawabnya setelah Dewa Takdir yang bertugas sebelumnya tersingkir. Menulis takdir untuk Chae Kyung, Ho Yoon menemukan benang merah antara dirinya dan Chae Kyung di masa lalu.


Alasan mendasar melirik drama ini adalah karena Ki Do Hoon. Setelah nonton penampilannya di drama Love Alarm, entah kenapa tertarik sama karakter Brian Chon yang diperankan Ki Do Hoon. Mulai deh cari-cari tentang Ki Do Hoon. Ternyata aktor di bawah asuhan SME ini pernah juga main drama bareng Kim Seon Ho, trus ada dramanya yang tayang di tahun 2020 berjudul Once Again. Sayangnya Once Again berjumlah 100 episode, jadi belum sempat nonton. Sampai akhirnya ketemu preview drama Writing Your Destiny di Instagram. Kok, Ki Do Hoon? Genre-nya fantasi? Jumlah episode 10 doang? Jadilah makin penasaran dan akhirnya nonton.

Jurnal Kurayui

Taman Kali Lesti, Wisata Air Terbaru Di Desa Poncokusumo

17:33

 Taman Kali Lesti, Wisata Air Terbaru Di Desa Poncokusumo



Siapa sih yang nggak suka bermain air? Renang? Rata-rata anak kecil pasti suka. Orang dewasa pun banyak yang suka. Teman-teman shi-gUi termasuk tim yang suka apa nggak suka nih?


Walau bermain sosial media Facebook, kadang saya masih kudet atau kurang update sama postingan-postingan yang sampai viral. Seringnya malah tahu dari penghuni Sarang Clover yang lain yang membagikannya di grup WhatsApp. Pun demikian dengan berita dibukanya tempat wisata baru, kolam renang yang berlokasi di Desa Poncokusumo.


Awalnya informasi masuk dari Thata yang mengirimkan screenshot dari postingan di Facebook tentang Taman Kali Lesti. Keterangannya singkat dan berisi foto-foto yang menarik perhatian. Penasaran? Jelas! Kekeke.


Kali Lesti? Entah kenapa saya langsung kepikiran lokasinya di Desa Dawuhan, karena di sana ada dusun namanya Lesti. Tolong koreksi kalau salah ya! Thata pun mengiyakan, mungkin emang bener lokasinya di Desa Dawuhan. Lalu, informasi berikutnya masuk dari Mbak Menur yang mengirimkan screenshot status WhatsApp milik temannya. Lho! Kali Lesti lagi, saya membatin. Informasi dari Mbak Menur lebih akurat. Katanya, lokasinya terletak di jalan menuju Desa Pandansari, tepat di dekat area makam. Malam harinya, Ibu heboh setelah menemukan postingan tentang Taman Kali Lesti di Facebook. Kata Ibu, itu tempat belum jadi saat beliau sering lewat sana, tapi tau-tau udah opening aja.

Total Pageviews