Review Drama Korea Light Shop (2024)

06:07

Light Shop


Satu-satunya toko lampu yang hanya buka di malam hari di sebuah hunian yang dipenuhi kegelapan


• Judul:

  - Global: Light Shop

  - Romanisasi: Jomyeonggage

  - Hangul: 조명가게

• Sutradara: Kim Hee Won

• Penulis: Kang Pool (webcomic dan skenario)

• Episode: 8

• Tanggal tayang: 4-8 Desember 2024

• Network: Disney+

• Bahasa: Korea

• Negara: Korea Selatan

• Catatan:

  - Berdasarkan webcomic berjudul Jomyeonggage karya Kang Pool yang terbit pada 1 Agustus 2011 sampai 6 Desember 2011 du Kakao.

  - Drama yang menjadi drama pertama yang disutradarai aktor senior Kim Hee Won

• Pemeran:

  - Ju Ji Hoon: Jung Won Young

  - Park Bo Young: Kwon Young Ji

  - Seol Hyun: Lee Ji Young

  - Um Tae Goo: Kim Hyun Min

  - Lee Jung Eun: Jung Yoo Hee

  - Kim Min Ha: Yoon Sun Hae

  - Shin Eun Soo: Joo Hyun Ju

  - Kim Sun Hwa: Park Hye Won

  - Kim Ki Hae: Heo Ji Woong

  - Bae Sung Woo: Yang Sung Sik

  - Park Hyuk Kwon: Oh Seung Won

Seorang pria membuka usaha sebuah toko lampu. Toko yang selalu dipenuhi cahaya indah di tengah gelapnya pemukiman sekitar. Toko lampu itu menjadi tujuan bagi roh-roh orang mati dan orang diambang kematian. Mereka membawa kisah masing-masing, datang untuk menemukan lampu milik mereka.



Nulis ulasan drama ini kaget sendiri, ternyata udah tayang setahun yang lalu. Perasaan baru aja nonton trus pas mau bikin ulasan, nanti aja deh. Ternyata udah setahun. Ya ampun! Magermu parah, Kura! Heuheuheu. Bentar ya. Ini pelan-pelan bikin ulasan satu ler satu drama dan film yang udah ditonton biar Blog nya nggak badangen karena jarang diisi. Semangat, Kura!

Tahu drama ini--lagi dan selalu--dari video di Instagram. Bukan potongan video dari drama, tapi video konferensi pers. Apa ini? Kok Ju Ji Hoon sama Park Bo Young? Penasaran langsung ke AsianWiki buat cek info dramanya dan... eh? Kok? Toko lampu? Roh orang mati? Wah, menarik. Langsung deh nonton. Kalau nggak salah ingat, dulu pernah bikin thread di Twitter, tapiii lupa dan aku cari link nggak ketemu. Ya udah langsung bahas dimari aja ya.

Berkisah tentang sebuah toko lampu yang dikelola oleh seorang pria misterius yang diperankan oleh Ju Ji Hoon. Walau di dalam ruangan, pria ini selalu memakai kacamata hitam. Kenapa? Apakah karena ruangan terlalu terang? Karena walau sebagian lampu tampak temaram, tapi kesemuanya nyala?



Toko lampu ini tampak paling bercahaya karena hunian di sekitarnya gelap banget. Banyak rumah, tapi selalu gelap dan seolah nggak ada siang hari, selalu malam. Walau begitu, pelanggan yang datang ke toko lampu tuh ada aja. Kalau bahasa Jawa tuh yang beli lantur. Ada satu remaja, gadis SMA yang rajin mengunjungi toko lampu. Disuruh ibunya beli lampu tiap pulang sekolah. Namanya Joo Hyun Ju (Shin Eun Soo). Hyun Ju akrab banget sama pemilik toko, sering berbagi cerita, sering dikasih permen.



Adegannya tuh di awal berupa potongan-potongan gitu, jadi sehabis nyeritain si A, ganti si B. Latar belakang atau tempat tinggalnya kayak di area yang sama gitu. Hyun Ju tiap pulang sekolah barengan temennya, lalu dia disuruh beli lampu sama mamaknya. Padahal dia ini kesel karena jalan buat ke toko lampu itu gelap banget jadi dia sering dibuat merinding sendiri.

Ada kisah penulis (Kim Min Ha) yang nyari rumah sewaan dan akhirnya milih rumah yang semi kuno. Ada satu kamar yang nggak bisa dibuka dan rumahnya ini horor banget. Pas penulisnya ini mandi, tetiba ada rambut panjang nongol. Serem banget!



Oh iya, ada satu scene saat Hyun Ju pulang tuh disamperin hantu yang makin lama makin tinggi yang diperankan Kim Sun Hwa. Bikin keinget sama hantu Indonesia, Begu Ganjang. Asli scene ini serem banget. Bikin merinding padahal nontonnya siang. Sengaja nonton siang karena khawatir banyak jump scare. Hehehe.



Ada anak SMA juga, cowok (Kim Ki Hae) yang muter-muter doang di area pemukiman warga yang gelap. Kayak mau pulang, tapi nggak bisa pulang. Tahu-tahu kakinya patah. Horor sangat kan!



Menurutku yang paling horor tuh karakter yang diperanin sama Seol Hyun. Hobinya duduk di kursi halte, sendirian, pakek gaun putih, rambut panjang, dengan jari-jari tangan yang demen mengetuk kursi hingga menimbulkan bunyi yang mengganggu sekali. Seremnya tuh bukan pada penampilannya, tapi pada posisi kuku yang nggak berada di punggung jari, tapi di telapak. Nemu fakta gini doang udah merinding. Doi ini demen nyeret koper gede yang pas diseret ada darah netes. Hantu pemangsa manusia kah?



Hantu di kursi halte selalu ketemu sama pria berkacamata yang pulang kerja (Um Tae Goo). Pria ini ngeliat, tapi nggak berani nyapa. Tiap malem pulang kerja selalu ketemu, mana haltenya gelap dan horor.



Adegan kadang berpindah ke rumah sakit tempat Kwon Young Ji (Park Bo Young) bekerja. Young Ji kerja di ICU dan do ini bisa liat hantu. Bisa liat hantu, perawat kerja di rumah sakit, bagian ICU pula. Gimana nggak horor hidup Young Ji. Tapi doi enjoy sama kerjaannya, merawat pasien koma dengan tulus, ngajakin mereka ngobrol. Ternyata di masa lalu tuh Young Ji pernah koma, setelah bangun, doi bisa liat hantu.



Karena bisa liat hantu, Young Ji kadang harus ngadepin roh pasien yang marah karena merasa diabaikan jadinya mati. Paling serem pas disamperin bapak-bapak yang badannya basah kuyup (Park Hyuk Kwon). Mana adegannya dalam lift, jadi makin sesek nontonnya.



Setelah di awal-awal episode dibuat nebak soal hantu dan peran mereka, satu per satu kisah karakter diceritakan. Termasuk kenapa Penjaga Toko Lampu selalu pakek kacamata hitam dan efek kalau kacamatanya dibuka kayak gimana. Masing-masing punya plot twist yang mencengangkan. Walau awalnya tampak kayak nggak ada hubungannya sama sekali, ternyata kesemuanya punya benang merah. Rumah sakit dan toko lampu juga punya benang merah. Bahkan penjaga toko lampu dan salah satu karakter yang diperankan Lee Jung Eun juga berhubungan.



Drama ini tuh menurutku dalem banget pesan yang disampaikan. Menggambarkan kejadian dari sudut pandang orang yang mengalami koma dan nyawanya udah di persimpangan antara hidup dan mati. Gambaran dunia antara dunia kehidupan dan dunia setelah kematian disajikan dengan apik. Sambil nonton tuh jadi menghubungkan sama apa yang selama ini dikit ketahui kayak ada yang akhirnya memutuskan untuk menyerah pada kehidupan karena lelah akan 'kejamnya' dunia. Trus di alam antara kehidupan kematian banyak 'makhluk' lain dan kadang orang yang udah meninggal pun bisa 'nyasar' dan jadi roh sasar tak jarang melukai manusia. Trus digambarkan pula adanya 'para penjaga' yang menjaga keseimbangan antar dunia manusia dan dunia roh. Pada akhirnya, manusia memenuhi takdirnya entah itu berujung menemukan lampunya yang padam (mati) atau yang bercahaya--dan kembali pada kehidupan.



Nyesek banget. Terlebih kisah karakter yang diperanin Um Tae Goo dan Seol Hyun. Orang tua cowoknya gila, sampai bikin ceweknya bunuh diri. Kasihan ceweknya, aku nangkepnya kayak 'belum rela nerima takdir' makanya rohnya kayak gentayangan (?). Yang balik dari koma nggak semua jadi bisa liat hantu, ada yang tetep normal, tapi juga ada yang justru jadi 'penjaga'.

Awal dan ending beneran mengecoh, tapi asli seru kisahnya. Nggak hanya bertabur bintang, tapi kisahnya pun beneran apik. Rekomen banget buat ditonton. Dan, ternyata penulisnya tuh samaan ama penulis Moving. Keren! Oh iya, yang bikin kagum (?) tuh ada scene tentang merawat jenazah. Ini jadi pengetahuan baru, cara merawat jenazah di Korea tuh kayak gimana. Trus pada scene ini jadi keinget novel Akiyoshi Rikako sensei yang berjudul yang berjudul Imprisonment . Drama akhir tahun yang apik dan rekomen buat ditonton.


Sumber informasi: AsianWiki.

Sumber poster: AsianWiki & My Drama List.

You Might Also Like

0 komentar

Total Pageviews